Friday, July 20, 2012

MetaMorphosis


Awalnya cici bener2 nggak suka baca sama sekali. Baca komik kek, baca novel kek, baca materi kuliah kek, dll -> jangan di contoh ya? Berbahaya sekali! Tapi suatu hari, kakak menawarkan cici satu buku, katanya sih tentang kehidupan dan cerita pengalaman seorang dokter yang dituangkan kedalam blognya lalu dijadikan sabuah buku yang berisikan cerita2, pengalaman2, kenekatan, keberanian, perjalanan si penulis selama masih coas dan yang lainnya.

Dengan sebungannya jurusan cici dengan jurusan si penulis, cici pun menerima tawaran tersebut. Karena kakak bilang, “mudah2an dapat memotivasi keberanian dan kenekatan cici...”. Awalnya sempat mikir berpuluh2 kali, “apa bisa siap ya, tu buku???”. Wah... Cici pesimis duluan dan akhirnya jadi juga baca tu buku. Nah, ini adalah buku fiksi alias novel pertama yang cici tamatin bacanya seumur hidup. Hahaha... Maklumlah, kan sudah cici bilang ci malas banget baca.

Oke, mari kita lanjutkan tentang sedikit komentar cici dengan membaca novel ini...

Miaaaaaauuuwwww... “Itu kucing kan???” (ulah kacrut calon dokter). Itulah kata2 yang tertulis di cover buku karangan mbak Meta Hanindita. Beliau adalah seorang dokter lulusan fakultas kedokteran Unair Surabaya dan sedang melanjutkan pendidikan spesialisnya di tempat yang sama -> In my dream. Halaman demi halaman cici lewati setiap hari, meskipun cici sangat lamban dalam membaca sesuatu. Coz cici berusaha buat pahamin dan merasakan apa yang sedang penulis rasakan saat itu. Akhirnya selesailah si novel yang kecil itu tak baca.

Waw! It’s amazing stories. And I can’t say anything except I really thank to mbak Meta yang telah menuliskan cerita dan pengalamannya kedalam sebuah buku. Cici sangat terkesan dengan cerita mbak meta. Inipun bisa memacu cici untuk membaca dan menulis blog coz dengan membaca dan menulis, kita bisa banyak dapatkan sasuatu yang baru. Sesuatu yang luar biasa.

Dalam novel kecil tersebut, mbak meta sangatlah ringan dalam menyampaikan kata2 dan kalimat2. Oya, mbak ini juga bekerja sebagai penyiar radio, presenter, MC, guru di beberapa broadcasting, dan kontributor majalah remaja lho... Oleh karena itu, -tapi cici juga kurang tau apa alasannya cuma nebak2 aja- mbak meta sangat ramah dalam bercerita. Terserah lah, yang penting cici suka and love tenan. Hehehe... Di buku tersebut, beliau bercerita tentang diri nya yakni tentang keunikan dan keanehan dirinya, kritikan2 tentang realita yang ada di sekitar kita, cerita beliau saat berada di luar negeri dengan segala ke-sotoy-an dan ke-gokil-an nya, pengalaman sewaktu magang (internship) di luar nergeri, dan cerita2 lainnya.

Mbak meta ini unik banget lo, orang nya sangatlah nekad dan sangat cinta terhadap waktu alias menghargai waktu dengan sebaiknya. Dan beliau juga nggak bisa bedain yang mana yang kri dan yang mana yang kanan. Hihihi... Agak sedikit aneh ya? Masa dah jadi dokter nggak bisa juga bedain yang mana yang kiri dan kanan... Tapi itu lah uniknya beliau. Beliau suka dengan anak2 kecil dan orangnya juga bersemangat tinggi dalam mengerjakan sesuatu (pekerjaan).

Oya, cici punya kemiripan nih sama mbak meta... Cici sangat suka makan yang pedes2. Nah, mbak meta apalagi. Tapi kayak nya lebih parahan mbak meta lho yaaa... I luv chili so much forever and never ending (baca: stresssssss). Disini di buku ini, cici sangat senang dengan cerita sewaktu beliau going aboard and internship in the hospital. Cici kebayang aja, besok2 bisa meniru kenekatan dan ke-sotoy-an nya mbak meta. Hihihi...

Akhir kata, selesailah review dari cici. Atas perhatiannya, terima kasih... EH, ada 1 yang tinggal ni... Ini yang membuat cici terlena saat membaca mix it up! diakhir buku. Tak kutip sedikit ya, kata2nya: judul; pohon, angin, dan daun (“DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal???”).

101 Motivator yang Mengispirasi Dunia


"Kesuksesan Berawal dari Mimpi"

“Don’t try to show off, just be your self and do what you enjoy doing”
 - Warren Buffett

“Manusia tidak pernah kekurangan kekuatan, tapi  kurang akan kemauan”
 - Victor Hugo

“Waktu itu gratis, tapi sangat berharga. Anda tidak akan dapat memiliki, tapi dapat memanfaatkannya. Anda tidak dapat menyimpan, tapi dapat menghabiskannya. Sekali kehilanggan, anda tidak akan mendapatkannya kembali”
 - Harvey Mackay

"Sebuah impian hanyalah sebuah impian. Sebuah tujuan adalah sebuah impian yang disertai recana dan batas waktu”
- Harvey Mackay

Para pemenang selalu membandingkan prestasi dengan tujuan meraka, sementara para pecundang sering kali membandingkan prestasi mereka dengan prestasi orang lain.
– Nido Qubein

"It’s impossible,” said pride. “It’s risky,” said experience. “It’s pointless,” said reason. “Give it a try,” whispered the heart.
– unknown

Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful.
– Herman Cain

Nah, itu lah beberapa quotes yang ku kutip dari buku “101 Motivator yang Mengispirasi Dunia”. Buku yang disusun oleh beberapa orang, ada Oskar Raja, Ferdy Jalu, Niko budiman, Sabinus Sadar, Vicent D’ral, dan Rita M.

Buku ini dapat mengingatkan kita tentang indahnya kata-kata itu jika disusun sepadan dan dapat di maknai secara dalam. Memang bahasa itu sangat dibutuhkan dalam kehidupan kita selain untuk berkomunikasi, indahnya bahasa dapat dimaknai secara mendalam dari kata-katanya. Seperti yang di tuangkan dalam buku ini.

Buku ini berisi pesan-pesan dari motivator dunia yang juga disertai dengan profil ato biografi mereka. Buku ini bawaanya ringan, singkat, dan padat. Cocok untuk para remaja bahkan orang tua yang ingin menghiasi hidupnya dengan kata-kata yang bergairah dan penuh semangat.

Thursday, July 19, 2012

Tersesat di Byzantium

google image


D.H.D adalah dua orang sahabat serupa tapi tak sama yang melakukan perjalanan ke Turki dengan sangat amat "naked traveler" ato "determined traveler." Salut! Kapan ya, aku bisa kayak mbak trinity yang dah kemana-mana jalan-jalan/ di jalan-jalankan :p Semoga suatu saat ada masanya...

DHD singkatan dari duo hippo dinamis yang mempunyai asal-muasal dari Duo karena sepasang/ berdua, Hippo karena kalo lagi nungging dan bergaya mirip dengan kuda n*l, lalu Dinamis karena mereka lincah dan terampil di air. Hahahaha... Ngakak nih, baca sejarah namanyeeee... Ditambah dengan ilustrasi gambar komik nya, maknyooooos *emangnya makanan :p

Karena dari kejauhan mereka sebentuk dan sebangun, maka kita akan bedakan sedikit kriteria mereka. 
Hippo 1 : KK
Bermata bulat, rambut keriting uwel-uwelan, lebih pendek, nggak bisa hidup tanpa musik, kuku kaki selalu rapih habis pedicure *kalo kuku tangannya??? mari kita pertanyakan*, dan buku favoritnya adalah Dylan Dog.
Hippo 2 : DD
Bermata sipit hampit tertutup saking imoeeeetnya :p, rambut lurus pendek tanggung, lebih tinggi, dengan selalu memakai sendal buaya kesayangannya, buku favoritnya buku karyanya sendiri yaitu The naked Traveler, dan selalu membawa pisau lipat super lengkap kayak macgyver *dulu pernah tak lihat di salah satu toko buku terkemuka, harganya kalo tak salah kisaran 500ribuan keatas, busyet!!!*

Satu yang sangat ku suka dari mereka, PeDe!!!
Jadi nggak terlalu inder nih, karena gemuk :p

Berjaya di lautan, Mandeg di daratan. Motto mereka berpetualang kali ini. Katenye, mereka berdua adalah duo hippo dinamis yang sangat sederhana, yang dikepalanya hanya ada makan, minum, renang, dan jalan-jalan. Nah, tapi nek menurutku, ini adalah hal yang tak sederhana. Bahkan mungkin bisa merupakan hal yang luar biasa dan maha hebat!

Yah, intinya ngiri banget lah sama para traveler yang bebas dan menikmati perjalanannya dengan seksama. Ini ngirinya karena kepengen ikutan juga. Walaupun aku nggak melihat kesulitan mereka saat perjalanan, rasanya ada hal positif yang ku dapat. Asalkan nekad dan berani. Berani ambil risiko. Nekad dengan segala situasi dan kondisi. 

Perjalanannya menyenangkan dan disela-sela kisah jalan-jalan mereka, juga sering diselipin pengetahuan baru, menurutku. Bisa menambah wawasan lah... Dan pastinya besenang-senang!!! Terima kasih mbak Nina dan mbak Trinity yang sudah membawa aku terbang ke Turki dengan memelekkan mata saja lalu dengan ilustrasi gambarnya mbak Lala juga udah bawain aku seolah semuanya jadi nyata...

Love you...
:D :*

The Journeys

google image
Kisah Perjalanan Para Pencerita yang disampaikan oleh beberapa penulis, 12 penulis dengan cerita berbeda-beda dan pengalaman yang berbeda pula. Seperti biasa, kalo baca buku yang bersangkutan dengan jalan-jalan, pikiran ini melayang dan kadang-kadang saya sampe capai mengikuti perjalanannya, saking kerasa nyatanya. Apa mungkin karena aku yang meresapi banget? Ntahlah!

12 orang penulis ini punya profesi yang berbeda-beda; ada yang komedian, travel writer, dokter, novelis, penulis skenario film, dll. Jadi membaca buku ini, punya kesan sendiri-sendiri. Ada yang lucu sampe mau pi2s, ada yang bikin nyentuh, ada yang buat kepala memutar-mutar saking banyaknya nama tempat yang aneh yang sebelumnya pernah ku dengar. 

Travelogue: Mengejar mimpi, kereta pagi, dan tapas Andalusia oleh Gama Harjono, Amerika amertua oleh Ferdiriva Hamzah, Kasih Ibu sepanjang Belanda oleh Raditya Dika, Dari desa kecil bernama Air oleh Winna Efendi, Melipir ke Tel Aviv oleh Ve Handojo, Afrika berwarna oleh Adhitya Mulya, Parfum impian oleh Valiant Budi, The truth behind free traveling oleh Trinity, Menyingkap peta gelap oleh Farida Susanti, Sompral oleh Okke Sepatumerah, Karimunjawa-syurga Indonesia oleh Alexander Thian, dan Lucerne: A morning kiss bye from a stranger oleh Windy Aristanty.

Sepertinya buku The Journeys kedua udah keluar, kapan ya mau beli??? Ding-ding... Coba tiap beli buku dapet diskon yang buanyak. Kan lebih enak. Bukan enak lagi ding, tapi seudaaaaaap!!!

Selamat traveling bagi rekan-rekan semua yang akan melakukan liburan... Baik traveling secara langsung dan tidak langsung *menghayal kaliiii*